Doa Ibu by Sekar Ayu Asmara Online

Doa Ibu
Title : Doa Ibu
Author :
Rating :
ISBN : 9789792248043
Language : English
Format Type : Paperback
Number of Pages : 266

Akhir-akhir ini, kehidupan pelukis Ijen banyak dihadang berbagai macam keanehan. Dimulai dari resepsi pernikahan sahabatnya, Khaled. Sang pengantin wanita, Dewanti, menghilang begitu saja dari pelaminan.Pencarian Dewanti membawa Ijen ke dalam perjalanan yang membuatnya semakin sesat dalam ketidakpastian. Satu per satu sahabatnya pun turut lenyap tak berbekas.Sementara itu,Akhir-akhir ini, kehidupan pelukis Ijen banyak dihadang berbagai macam keanehan. Dimulai dari resepsi pernikahan sahabatnya, Khaled. Sang pengantin wanita, Dewanti, menghilang begitu saja dari pelaminan.Pencarian Dewanti membawa Ijen ke dalam perjalanan yang membuatnya semakin sesat dalam ketidakpastian. Satu per satu sahabatnya pun turut lenyap tak berbekas.Sementara itu, Madrim berduka. Suaminya, Bintang Joyokusumo, meninggal karena serangan jantung. Bersama anaknya, Sinta, ia menerima tamu yang hadir melayat. Namun ia tak pernah menduga akan bertemu istri simpanan suaminya.Kematian suaminya seakan membuka pintu masa lalu Madrim. Satu per satu, rahasia yang selama ini terpendam, mulai mengambang ke permukaan. Dan Madrim tak punya pilihan kecuali menghadapi kebenaran demi kebenaran yang terungkap. Termasuk tentang cinta terlarang yang selama ini tersimpan.Rahasia tergelap baru terungkap, ketika kehidupan Ijen dan Madrim berhenti di titik putaran takdir yang sama. Sebuah masa lalu saling mengikat dan mengaitkan mereka berdua. Dan akhirnya membawa mereka ke satu kebenaran yang paling hakiki.


Doa Ibu Reviews

  • Indri Juwono

    Sekar Ayu Asmara selalu bermain-main dengan aborsi. Seperti novel sebelumnya Pintu Terlarang dan Kembar Keempat, di Doa Ibu pun ia mengetengahkan isu aborsi, walaupun agak tersamar sehingga tidak terlihat seperti isu sebenarnya. Cerita yang nampak adalah persahabatan antara sekelompok seniman muda Ijen, Giok Nio, Cepol, Khaled, Rajiv, dengan berbagai karakter yang tinggal bersama dan merencanakan melakukan pameran bersama, dan satu kejadian yang menimpa salah satu dari mereka. Karena saya agak t [...]

  • Adham Fusama

    Sudah punya sejak lama, baru selesai dibaca beberapa tahun kemudian (karena bukunya sempat hilang tapi ketemu lagi), dan baru sekarang ada keinginan untuk menulis resensinya.Saya beli buku ini setelah beli, baca, dan suka dengan buku Pintu Terlarang (buku itu pun saya beli setelah suka dengan filmnya). Saya suka dengan cara bercerita Sekar Ayu Asmara di Pintu Terlarang, terutama twist-nya yang apik, sehingga harapan saya untuk buku ini pun cukup tinggi.Buku ini memiliki dua cerita yang berjalan [...]

  • Muhamad Rivai

    Saya membaca novel ini jauh setelah saya membaca dan menonton Pintu Terlarang, oleh karena itu sulit untuk tidak membandingkan kedua novel tersebut. Sepertinya, Sekar Ayu Asmara memiliki formulanya sendiri dalam membuat cerita misteri/horor psikologis semacam ini. Ia membuat dua buah plot yang berjalan secara paralel dan ditampilkan secara bergantian, membuat pembaca terus mempertanyakan hubungan dari dua cerita itu. Pada bagian awal, inti cerita masih sangat kabur, namun menimbulkan rasa penasa [...]

  • Gea Harovansi

    "Ada satu unsur yang sanggup menghentikan langkah manusia menuju masa depan. Saat di mana langkah harus sejenak dialihkan. Masa depan harus sejenak diunda. Dan itu terjadi pada Sinta.Unsur itu adalah cinta." (Hal. 25)----Ijen adalah seorang pelukis yang suka mengidentikkan sesuatu dengan warna-warna. Suatu hari, di pesta pernikahan sahabatnya, Khaled, terjadi peristiwa mengemparkan. Dewanti, istri Khaled tiba-tiba lenyap setelah mati lampu. Hal ini membuat Khaled frustasi dan melakukan bunuh dir [...]

  • Hadiyanti Ainun

    identitas. saya baru tahu gaya dan ide menulis sekar ayu, jadi plot twist tentang (spoiler alert) mereka semua ternyata bayi aborsi yg hidup di dunia paralel, dst. merupakan hal baru. buat saya yg baru baca karyanya, sih ini bagus banget. tapi melihat tanggapan pembaca setia sekar, ternyata ini bukan sesuatu yg baru. terlepas dari ini sekar atau bukan sekar, cerita ini disampaikan dengan baik dan penuh emosi.

  • Theresia Suganda

    Saya baru menyelesaikan novel ini dalam waktu yang cukup cepat menurut standar kecepatan membaca pribadi. Bab demi bab mengalirkan dua cerita yang seolah-olah tidak berkaitan (tapi kita tahu pada akhirnya kedua cerita ini akan bertemu). Saya suka dengan cara bertutur dan tema yang dibawakan dalam novel ini, saya suka efek bergidik yang saya dapatkan dalam setiap selubung cerita yang dibuka oleh penulis.

  • Adek

    Saya masih ingat ketika menemukan novel ini di tumpukan buku murah diskonan gramedia dan cukup lama hanya tertinggal menumpuk di rak buku saya. Ternyata saya terlambat membaca karya di luar mainstream ini. Nama penulis memang tidak familiar di telinga saya, mengetahui bahwa beliaulah penulis skenario film Ca Bau Kan dan Biola Tak Berdawai membuat saya kaget. Dan novel ini sungguh melebihi ekspektasi saya. Ada drama dibalut horor yang dikemas baik di sini. Betapa dunia manusia paralel dengan duni [...]

  • Fertina N M

    Ini kedua kalinya saya baca buku karya Sekar Ayu Asmara. Dan keduanya, saya mau memberikan genre yang saya tentukan sendiri, Misteri-triler! Mungkin pada buku Pintu Terlarang lebih terasa psychological-thriler, tetapi di buku ini saya merasakan sekali unsur misteri-triler di dalamnya. Walaupun kesan sadis nggak akan kita temui, tapi kesan mendebar-debarnya tetap ada.Kisah ini berpusat pada dua tokoh central, yakni Ijen dan Madrim. Ijen adalah seorang pemuda sekitar 25 tahun yang merupakan seoran [...]

  • Desty

    Ijen selalu mengidentikkan suasana di sekitarnya dengan warna. Bahagia mungkin berwarna rose madder deep, cemburu sebagai venetian red, atau keterkejutan dengan cadmium yellow deep. Maklumlah, Ijen adalah seorang pelukis. Sebagai seniman dia akrab dengan berbagai macam warna di sepanjang hidupnya. Kali ini Ijen bertugas melakukan dekorasi pelaminan untuk sahabatnya Khaled dan Dewanti. Ijen memilih warna sebaik mungkin. Prosesi pernikahan berjalan dengan lancar, hingga pada saat Khaled dan Dewant [...]

  • Adisti

    Category: BooksGenre: Mystery & ThrillersAuthor: Sekar Ayu AsmaraBuku ini menceritakan tentang Ijen dan Madrim. Ijen adalah seorang pelukis yang sedang mencari tahu keberadaan Dewanti, yaitu mempelai wanita sahabatnya yang menghilang dari pelaminan tanpa bekas. Sedangkan Madrim adalah seorang istri yang baru saja ditinggal mati suaminya. Madrim begitu kaget ketika di pemakaman suaminya muncul seorang wanita beserta anak kecil yang ikut menangis meraung-raung dan memanggil suaminya dengan se [...]

  • Lilia Zuhara

    Sekar Ayu Asmara dan pemikiran absurdnya memang memikat. Menceritakan tentang kehidupan seorang pemuda dan seorang wanita tua yang baru saja kehilangan suaminya. Tidak ada kesinambungan dalam kedua kehidupan tersebut sampai di suatu titik yang akhirnya menjelaskan segala peristiwa yang terjadi.Keunikan dalam buku ini (seperti Pintu Terlarang juga) adalah prolog dalam setiap bab yang menggambarkan suasana hati dengan warna. Dari dua buku Sekar Ayu Asmara yang Saya baca, selalu ada penggabungan si [...]

  • Septantya

    sudah dua buku Sekar Ayu Asmara saya lahap, dan saya telah yakin untuk menobatkan Sekar menjadi penulis thriller Indonesia favorit saya. gaya bertuturnya yang menceritakan setting dengan halus membuat saya banyak belajar. tidak perlu terlalu detail menceritakan suatu tempat, karakter yang kokoh akan menguatkan dengan sendirinya. novel ini juga memiliki twist yang luar biasa. benar-benar harus mencapai ending untuk mengetahui siapa sebenarnya Ijen, apa yang terjadi padanya dan Madrim. meski twist [...]

  • Yusrizal Ihya

    Dari segi gaya menulis, kalimat dan dialog, novel ini mudah dicerna. Tapi permainan alur cerita yang penuh dengan teka-teki merupakan nilai tambah tersendiri.Saya dibuat penasaran untuk terus membuka tiap halaman di novel ini untuk menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang semakin lama semakin banyak. Teka-teki dan misteri bermunculan, menggoda saya untuk tidak berhenti membaca novel ini sampai tuntas. Dan, memang beginilah gaya seorang Sekar Ayu Asmara. Salah satu penulis spesialis thri [...]

  • Fidia

    Entah kenapa lebih nyaman buku ini daripada "Pintu Terlarang". Meski, kedua buku memiliki persamaan. (Bahkan dengan film Biola Tak Berdawai juga). Pasti ada anak-anak dan aborsi. Lalu, entah kenapa malah ngerasa lebih matang materi "Pintu Terlarang". Masalah emosi yang stabil dan enak diajak berlogika lebih ke "Pintu Terlarang". Tapi, mengenai nuansa yang lebih hidup enak ke "Doa Ibu".

  • Fauzi Atma

    Sekar Ayu Asmara selalu berbau misteri surealis. Ini subgenre yang saya suka dari sebuah genre misteri, terutama Pintu Terlarang yang diadaptasi dengan sangat baik oleh Joko Anwar dengan film berjudul sama. Namun, sayang sekali ketika tokoh utama mengetahui segala rahasianya, pembaca tidak bisa menduganya secara logis. Kasarnya, pemecahannya ujug-ujug.

  • Nanaku

    Ceritanya menarik hanya saja endingnya malah terasa menghilangkan sisi misterius cerita. Dunia paralel yang dari awal saya sangka tidak ada kemudian diceritakan dengan cara yang terlalu gamblang pada akhir cerita. Pembuatan "dunia paralel"nya pun seperti kurang dipikirkan lebih detail.Cara penulis menggambarkan & menjelaskan tentang "dunia paralel" dalam hanya satu bab terasa agak maksa.

  • Mikael

    will write a longer review later but i just wanna say that sekar ayu asmara's three books pintu terlarang kembar keempat and doa ibu are the true heirs to abdullah harahaps 80s horror stories not kumpulan budak setan. doa ibu is another page turner gothic psycho-thriller with the usual smatterings of cliche sentences that you soon forgive coz the story is just so good and the emotions are true.

  • Ratih Puspo

    hmmentah kenapa tiap mau baca bukunya sekar ayu asmara, saya selalu merinding duluan.dari yg pintu terlarang, kembar keempat, dan yg satu inilum2 dibikin shock dengan hilangnya mempelai perempuan di sebuah resepsi, hanya dalam hitungan detik. jiaahhh! pasti ada yg ga beres nihm.mentara einstein girl dan buddha duduk manis dulu ya, saya mau sport jantung dengan mbak ayu :)

  • ABO

    Alasanku ngasih bintang 3 karena aku kecewa banget sama twistnya. Aku pikir endingnya bakal SPEKTAKULER karena awal-awal baca buku ini bener-bener kaget dan nggak bisa nebak isi ceritanya. Tapi, pas semua udah jelas. Jadi biasa aja.

  • Indah Threez Lestari

    1198th - 2011Bukan nama bis antar kota antar provinsiDibaca setelah novel DUA IBU Arswendo AtmowilotoBertutur dengan dua jalan cerita terpisah yang bertemu di akhir novel yang huh sukses menipuku!XD

  • mina

    Aku tadinya mengasih 4/5 waktu dah sampai 3/4-nya, tetapi kecewa dengan endingnya. Sesudah sekian banyak detil tentang Ijen, Giok Nio, Cepol, dan Rajiv, ternyata mereka oke, gak ngasih spoiler :D

  • A

    having read Pintu Terlarang and Kembar Keempat, I needed a bit more time to digest Doa Ibu but it still demonstrates the author's strength in this particular genre makes me want more

  • A.A. Muizz

    lima bintang dibagi dua sama dengan dua setengah bintang.

  • Junita

    Weird and absurd. But captivating.

  • Fita

    seperti halnya novel2 mba Sekar lainnya novelnya kali ini masih memberikan akhir yang luaarr biasa

  • Nur Asyiah

    Setipe dengan novel sebelumnya, pintu terlarang. Penuh ketegangan, kecurigaan, dan menyimpan banyak misteri. Tapi, apa yang kemudian sudah dibangun diruntuhkan begitu saja dengan endingnya fufufuufu

  • Riesna Zasly

    karya mystery thriller yang digapap dalam plot menarik membuat minda berfikir ligat di sepanjannghayatan dengan klimaks penamatan yg tak terjangkau dek akal